BREAKING NEWS

Sabtu, 15 Januari 2022

Pemenang Sayembara Logo MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 Kalimantan Selatan

Logo MTQ Nasional XXIX

Ketiban rezeki di tangan Tuhan, dengan mencoba berusaha selanjutnya berikhtiar, sebab semua rahasia Tuhan.

Demikianlah yang dialami oleh Sidik Prasetyo, sosok ayah dua anak, warga Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.

Dirinya diganjar bonus sebagai pemenang Sayembara Logo Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXIX Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Kalimantan Selatan.

Di tengah pandemi, Sidik mengucapkan syukur menerima bonus senilai Rp10 juta dipotong pajak, dan itu akan dimanfaatkan untuk keperluan keluarga kecilnya.

"Alhamdulillah, Desember silam kami sudah menerima bonus sayembara logo MTQ nya," ucap Sidik, Jumat (14/1/2022).

Sidik Prasetyo

Terdaftar ada 66 peserta sayembara desain logo yang mengirimkan karyanya, pesertanya sebagian besar berasal dari luar Kalimantan Selatan.

Awalnya, Sidik kalau itu mendapat informasi sayembara logo MTQ dari media sosial, kemudian melakukan kroscek pencarian informasi lain terkait sayembara tersebut.

"Pertama kalikan, info itu ada lihat di instagram, terus ada gabung di suatu komunitas Kreator Logo Indonesia itu ada grup WA dan ada agak rame, terus sambil cari-cari info di internet juga sih tentang MTQnya," cerita Sidik, warga jalan Datu Daim Gang Jambu Pelaihari.

Setelah menyelami informasi di internet, Sidik menerima berbagai informasi baik itu terkait MTQ dan kebudayaan Banjar yang menarik untuk dijadikan bahan logonya.

Sidik mengambil simbol atau gambaran dari dua masjid besar yang terkenal di Kalimantan Selatan dan terletek di kota Banjarmasin.

Deskripsi logo diambil dari kubah masjid Sultan Suriansyah, merupakan masjid bersejarah dan tertua di Kalimantan Selatan dengan bentuk yang unik mencirikan khas serta masjid Raya Sabilal Muhtadin, merupakan masjid yang megah dan agung di Banjarmasin

Pada logo, dilakukan perpaduan dua kubah dari dua masjid tersebut, kubah atas merupakan gambaran kubah masjid Sultan Suriansyah dan kubah bawah merupakan kubah masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Bagian tengah, Tulisan MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 Kalimantan Selatan. Bentuk huruf MTQ didesain dengan ada unsur islami dan kearifan lokal transportasi tradisional masyarakat Kalimantan Selatan berupa jukung atau perahu kecil. 

Selanjutnya ornamen logo pada bagian bawah dua garis simetris dengan sedikit melengkung berwarna Kuning dan Hitam sebagai simbol Kesultanan Banjar.

Filosofi logo yang dibuat oleh Sidik berasal dari sejarah dan kerajaan Banjar.

"Sebenarnya, mengikuti lomba desain logo baru kali ini, untung-untung aja sih sebenarnya sambil belajar-belajar karena logo inikan tergantung panitia juga selera panitia," lanjut Sidik yang kesehariannya sebagai teknisi laboratorium di salah satu perguruan tinggi di Tanah Laut.

Sketsa Logo

Sedangkan proses pembuatan logonya diawali dengan membuatkan sketsa pada selembar kertas, selanjutnya menggunakan aplikasi edit logo.

Proses pembuatan dilakukan selama dua hari, "tapi yang agak lama itu saat proses riset logonya, termasuk penggabungan elemen-elemennya, ibaratnya sampai yang lebih menarik itu yang bagaimana, itu yang agak lama sampai lebih dari seminggu," ujarnya.

Tahapan mengikuti sayembara logo ini disebutkan tidak ada pertemua tatap muka antara peserta dan penyelenggara dalam hal ini Biro Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Segala urusannya dilakukan melalui virtual, "saat menyetor karya ituelalui email, sedangkan saat pengumuman pemenang kita ditelpon oleh panitia, penyerahan bonurnya pun dikirim langsung ke rekening," terang Sidik.

Bonus dari mengikuti sayembara logo MTQ Nasional XXIX ini dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, selanjutnya akan dipersiapkan juga sebagai biaya masuk PAUD untuk anak yang pertama. 

#KB #KabarBanua

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Kabar Banua Up. Designed by OddThemes